Tuesday, 02 April 2013 23:00

Freeport Bangun Venue ATletik di Papua

Papua merupakan salah satu wilayah potensial penyuplai atlet handal dari Indonesia. Dulu, hingga pertengahan 90-an propinsi paling timur Indonesia ini adalah gudang pelempar yang mengharumkan nama Indonesia dalam kompetisi-kompetisi internasional. Namun, belakangan prestasi besar itu agak meredup. Hampir tak pernah ada lagi atlet lempar asal Papua.

 

Melihat kenyataan ini, PB PASI bersama PT Freeport Indonesia bergerak untuk mengangkat kembali prestasi Papua itu. “Kami diingatkan kembali oleh ketua PB PASI, Pak Bob Hasan, di Papua ada banyak sekali bibit atlet untuk nasional dan internasional,” ujar Rozik B. Soetjipto, Direktur Utama PT. Freeport Indonesia.

Salah satu langkah yang diambil yaitu  dengan mendatangkan pelatih kelas dunia asal Jerman, untuk memberikan pelatihan kepada pelatih, dan atlet se-Papua. Adalah Lars Riedel, yang diminta PB PASI untuk terjun langsung ke Papua. Sejak tanggal 4 februari lalu, Lars berbagi ilmu kepada 39 peserta dari 6 Kabupaten dan Kota se-Papua, di Timika, Papua. Rencananya, pelatihan akan ditutup tanggal 8 Februari mendatang.

 Lars Riedel adalah juara dunia lempar cakram lima kali. Ia juga pemegang medali emas Olimpiade 1996, Atlanta Amerika Serikat. Pria bertinggi badan 1,99 sentimeter ini tercatat sebagai pelatih tim nasional Jerman. Lars sendiri merasa sangat berkesan selama melatih di Papua. Para peserta pelatihan, menurut Lars Riedel, sangat antusias dan bersemangat mengikuti setiap sesi latihan yang diberikan. “Sebagian dari mereka, kemampuan gerak motoriknya, kurang bagus, tapi mungkin karena kurang latihan saat masih remaja,” kata Lars.

 Selama di Papua,  Lars juga tak mengalami kesulitan dengan makanan maupun cuaca. “Semua makanan dicoba oleh Lars. Ubi, ayam goreng, ikan dan dia (Lars) paling suka pisang ambon,” kata Boedi Darma Sidi, ketua bidang pembinaan PB PASI yang mendampingi Lars selama di Papua.

 Menurut Boedi, metode pelatihan yang diberikan Lars, cukup bisa diterima oleh para peserta. Hanya saja, menurut Boedi, waktu yang relative singkat sehingga, tak semua materi bisa diberikan. Boedi sendiri ikut memberikan pelatihan kepada para atlet remaja Papua.  

 

Last modified on Tuesday, 07 May 2013 14:34
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…