Print this page
Friday, 03 October 2014 12:43

PB PASI sambut Atlet Emas

 

Kedatangan atlet-atlet atletik sekembalinya dari Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, menghebohkan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, kamis, 2/10/2014 lalu. Selain disambut pengurus PB PASI yang diwakili ketua bidang organisasi Mayjen (purn) Zacky Anwar Makarim  dan wakil sekjen PB PASI Tuti Merdiko serta perwakilan KOI, hadir pula belasan atlet-atlet muda pelatnas PB PASI.

"Atletik Indonesia, luar biasa!! Atletik Indonesia, luar biasa!! Atletik Indonesia, luar biasa!!" sorak para atlet dan penyambut lainnya. kedatangan para atlet yang disambut bak menyambut kedatangan pahlawan yang baru berlaga di medan juang, sudah sepantasnya dilakukan. Betapa tidak, atletik berhasil menyumbang satu medali emas bagi tim Indonesia.

Atlet lompat jauh, Maria Natalia Londa, mempersembahkan emas ketiga untuk Indonesia setelah melakukan lompatan sejauh 6,55 Meter. Atlet berusia 23 tahun ini menyatakan terimakasihnya atas dukungan masyarakat Indonesia. "Senang, bersyukur karena dikasih yang terbaik. Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia, teman-teman, keluarga, dan pelatih," kata Maria.

Selain emas Maria, dua atlet atletik lainnya juga berhasil mempersembahkan hasil terbaik. meski tak memperoleh medali, Rini Budiarti dan Dedeh Erawati mampu bersaing dnegan atlet-atlet Asia lainnya. Rini berhasil memperbaiki rekor nasional nomor 3000 m steeplchase sementara Dedeh berhasil menjadi finalis nomor 100 meter gawang putri.

"Saat balapan, semua ingin berlari secepat-cepatnya. Setipis mungkin dengan gawang. Sayangnya, lutut saya menabrak gawang ke delapan dan hilang keseimbangan, lalu akhirnya menabrak gawang kesembilan. Saya tetap bersyukur masih bisa bertanding di nomor final," kata Dedeh.

Raihan emas Maria merupakan sejarah baru bagi cabang atletik Indonesia. Selama 16 tahun terakhir, cabang atletik tak pernah meraih medali emas di Asian Games. Atlet terakhir menyumbang yang medali emas adalah Supriati Sutono pada 1998 di nomor lari 5.000 meter.

 

Latest from PB PASI

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…