Thursday, 30 October 2014 19:15

Atletik Menjadi Pilihan Blusukan pertama Menpora

ki-ka: Sekjen PB PASI Tanjung, Menpora Imam Nahrawi, Ketua Umum PB PASI Bob Hasan dan wakil Sekjen PBPASI Tuti Merdiko (Foto: Dok PB PASI)

 

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi  ternyata memilih Stadion Madya Senayan sebagai tempat blusukan perdananya.  Kamis pagi, (30/10) didampingi para deputi kementerian pemuda dan olahraga, Politisi PKB ini menyambangi   Home Base pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Atletik Indonesia.  Imam disambut ketua umum PB PASI Bob Hasan, Sekjen PB PASI Tigor Tanjung, dan wakil Sekjen PB PASI Tuti Merdiko. 

Dalam kesempatan tersebut, Imam mendapat penjelasan mengenai berbagai fasilitas yang ada di stadion Madya Senayan. Dari mulai lintasan, fasilitas lapangan hingga asrama bagi para atlet muda yang tergabung dalam pelatnas jangka panjang PB PASI. Pria asal bangkalan, Madura ini  terlihat sangat bersemangat dan antusias saat berbincang dengan para atlet yang menghuni pelatnas.

Ketua umum PB PASI Bob Hasan sempat mengemukakan harapan agar pemerintah mendorong agar pendidikan jasmani yang diberikan kepada siswa sekolah dasar dan menengah adalah atletik. "Atletik sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak dan menjadi dasar untuk cabang olahraga lain,”ujar Bob Hasan.

Ia mengambil contoh beberapa  atlet yang tinggal di pelatnas yang rata rata memiliki postur tinggi.   "untuk bisa bersaing dengan atlet luar, kita butuh atlet-atlet yang tinggi. Di sini anak usia 13-14 tahun tingginya ada yang sudah mencapai 170 sentimeter," kata Bob Hasan.

Pada bagian lain, Bob Hasan berharap kepada Menpora agar menyatukan dua induk organisasi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI). Kedua organisasi yang mengklaim memayungi pembinaan olahraga ini, cukup membingungkan insan olahraga. Menurut Bob Hasan, sebagai orang yang pernah berpengalaman duduk di IOC, keberadaan KOI seharusnya hanya seperti  IOC di Indonesia, sehingga tak perlu ikut campur dalam urusan pembinaan. “Jadi, Lebih baik satu saja, yaitu KONI, semantara KOI dibubarkan saja," tegas Bob Hasan.  

Last modified on Thursday, 30 October 2014 19:20
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…