Monday, 17 November 2014 18:19

Atletik Menuju Olahraga Permainan

 

Kontingen Atletik Indonesia yang dipimpin ibu Enny Martodihardjo (Duduk tengah) sesaat sebelum berangkat ke Thailand (dok PB PASI)

 

Jakarta, 17 November 2014 –

Menyusul diikutsertakannya cabang olahraga Atletik dalam ajang Asian Beach Games ke-4 (ABG ke-4) di Phuket, Thailand, tim atletik Indonesia yang dipimpin head coach PB PASI ibu Enny Nuraini Martodihardjo, hari ini, diberangkatkan menuju Phuket, Thailand. Tim yang beranggotakan 9 atlet dan 2 official itu, akan mulai bertanding pada 19 November hingga 22 November 2014. ABG ke-4 telah dibuka secara resmi sejak 14 November 2014 hingga penutupan nanti pada 23 November 2014.

Dalam keikutsertaannya yang pertama kali ini, Tim Atletik Indonesia menurunkan sprinter asal Nusa Tenggara Barat Iswandi, Nursodiq (Jawa Barat), Atjong Tio (Jawa Timur), Hendro (Jawa Barat), Bilal Bilano (DKI JAKARTA), Aprilia Kartina (Sumatera Barat), Tri Yani Pamungkas (DKI Jakarta), Lismawati Ilang (Sulawesi Selatan) dan Serafi Anelis Unani (Jawa Timur). Asian Beach Games Phuket, Thailand, menjadi ajang pertama kalinya Cabang olahraga Atletik dipertandingkan. Kejuaraan multieven tingkat Asia yang diselenggarakan ‘Olympic Council of Asia” ini memasukan atletik setelah mendapat masukan dari Asosiasi Atletik Asia (AAA). Harapannya, atletik bisa menjadi olahraga permainan sebagaimana cabang olahraga permainan pantai lainnya.

Dalam ABG ke-4 kali ini, terdapat 7 nomor lomba yang dipertandingkan di cabang atletik yaitu, sprint 60 meter, tolak peluru, Lompat jauh, Lompat Tinggi, cross country individual, dan 60 meter campuran. Head coach yang juga manajer tim atletik Indonesia Enny Nuraini Martodihardjo mengungkapkan bahwa para atlet nantinya akan turun di nomor individual sprint dan cross country. Para atlet yang berasal dari atlet-atlet yang selama ini telah bernaung di bawah pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PB PASI akan bersaing dengan atlet dari 45 negara peserta ABG ke-14. Menurut Enny, sejak dua bulan lalu, para atlet yang ditunjuk untuk mengikuti ABG ke -4 telah digembleng secara khusus. Bahkan, mereka sempat berlatih di kawasan Pantai Ancol, untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pantai tempat pertandingan nanti. “(tapi) kami hanya berlatih dua kali, karena ternyata lokasi pertandingan ABG ke-4 di Pantai Naiyang, kawasan Phuket, bukan di atas pasirnya, tapi di atas tanah yang dipadatkan, jadi seperti berlari di lintasan gravel saja,” ujar Enny.

Dari 19 atlet yang ditunjuk pertama kali oleh PB PASI, akhirnya hanya sembilan orang yang diberangkatkan ke Thailand. Beberapa nama atlet senior yang sempat masuk dalam daftar, seperti Maria Natalia Londa dan Rini Budiarti, terpaksa tidak diberangkatkan. Maria, yang tadinya diandalkan bisa meraih medali emas di ABG ke-4 ini, dicoret karena kondisinya yang belum pulih paska cedera setelah meraih medali emas Asian Games Incheon, Korea selatan beberapa waktu lalu. Begitu pula kondisi Rini Budiarti yang masih mengalami kelelahan setelah ikut di Asian Games dan Jakarta Marathon, 26 Oktober 2014 lalu. Menurut Sekjen PB PASI Tigor Tanjung, para atlet yang dikirim ke ABG Ke-4 di Thailand, belum dibebani target untuk menjadi juara. “Ini pertamakali atletik dilombakan, jadi mereka (atlet Indonesia) Cuma dibebani target untuk meraih hasil terbaik,’ujar Tigor Tanjung.

 

Last modified on Monday, 24 November 2014 17:46
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…