Friday, 13 February 2015 19:22

Lomba Sprint di Ajang Liga Super Indonesia

Bob Hasan menyaksikan penandatanganan MOU antara Joko Driyono dan Tigor Tanjung

 

Bertempat di Stadion Madya, Senayan Jakarta Pusat, Jumat (13/2) PSSI dan PASI akhirnya menandatangani Nota Kesepahaman tentang  Penyelenggaraan Perlombaan Sprint di sela-sela waktu penyelenggaraan liga sepakbola Indonesia Super League (ISL) 2015. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani Sekjen PB PASI Tigor M Tanjung dan Sekjen PSSI Joko Driyono yang disaksikan langsung Ketua Umum PB PASI Mohamad Bob Hasan.

Joko Driyono mengatakan, inisiatif kerjasama ini bermula dari bincang-bincang ringan di kediaman Bob Hasan sekitar dua bulan lalu.  "Begitu nyambung, langsung kita wacanakan dan atur," ujarnya.

Tujuannya, kata Joko untuk mengkampanyekan atletik agar semakin dikenal dan tumbuh atlet-atlet baru. Selain itu PSSI selalu terbuka untuk menjalin kerjasama dengan cabang olahraga lain tak terkecuali atletik. "Dan saya rasa baik PSSI dan PASI sama-sama dapat keuntungan dari kerjasama ini. Selain itu ada edukasi yang bisa diambil," ungkapnya.

Lanjut Joko, ISL sendiri yang akan bergulir 21 Februari 2015, akan mempertandingkan 306 pertandingan dengan memakai 67 stadion. "Jadi nanti teknisnya kita akan bicarakan lebih lanjut, apakah lomba atletik akan ada di setiap pertandingan, atau bagaimana," katanya.

Sementara itu, Sekjen PB PASI Tigor M Tanjung menjelaskan, dalam nota kesepahaman tersebut, disepakati bahwa PSSI akan memfasilitasi PASI menyelenggarakan perlombaan atletik untuk beberapa nomor perlombaan yakni, sprint 60 meter, 100 meter, 1500 meter dan estafet 4 x 100 meter serta 4 x 400 meter.

"Porlombaan nanti akan dilaksanakan saat turun minum pertandingan ISL. Kan ada jeda 15 menit, jadi kita upayakan memakai waktu 10 menit bersih, agar tidak mengganggu jalannya pertandingan sepakbola," jelasnya.

Sementara itu, Bob Hasan mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan langkah maju untuk mengembangkan minat pecinta sepakbola yang cukup besar pada cabang olahraga atletik. Dimana cabang olahraga atletik merupakan induk dari semua olahraga. "Ini agar PASI juga maju. Makanya salah satunya cara kita mencoba menggandeng di ajang ISL. Kan dana PASI tidak sebesar dana PSSI," ungkapnya.

Selain itu, Bob Hasan mengatakan ide ini mengadopsi perlombaan atletik di Jamaika yang juga memanfaatkan kompetisi sepakbola. "Di Jamaika itu kayak begini. Makanya kita coba mencontohnya. Dan saya rasa ini baik tidak hanya buat PASI tapi juga PSSI," katanya.

Last modified on Wednesday, 18 February 2015 17:12
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…