Saturday, 29 August 2015 11:00

Keseruan Kejurnas Atletik Senior & Yunior

M Hafiz saat berlaga di Kejurnas 2014 (Dok PB PASI)

 

 

Jakarta, 28 Agustus 2015,

Antusiasme daerah untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Atletik Yunior dan Senior 2015 (Kejurnas 2015)  mencapai puncaknya tahun ini. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pada kejurnas kali ini, seluruh provinsi mengirim utusannya untuk berlomba. Tercatat, setidaknya ada 742 atlet yang terdiri dari  492 atlet putra dan 250 atlet putri telah terdaftar di panitia Pelaksana Kejurnas PB PASI.  

 

Bahkan, provinsi paling muda yaitu Kalimantan Utara ikut mengirimkan kontingen atletnya. “Bisa jadi karena Kejurnas kali ini menjadi ajang kualifikasi terakhir cabang atletik untuk keseluruhan atlet agar bisa ikut ambil bagian di Pekan Olahraga Nasional XVIII Jawa Barat tahun 2016 mendatang,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Drs Dwi Prijono, M,Pd.

Jikapun masih ada peluang kualifikasi, lanjut Dwi Prijono, yaitu di Pekan Olahraga Mahasiswa nasional tapi sebatas hanya untuk mereka yang berstatus mahasiswa.  Dari jumlah 742 atlet yang telah menyatakan keikutsertaanya di Kejurnas kali ini, kontingen terbesar datang dari propinsi Jawa Barat dengan atlet berjumlah 62 orang. Diikuti kontingen Jawa Tengah dengan 55 Atlet dan tuan rumah DKI Jakarta yang mengirim 54 Atlet terbaiknya. Kontingen terkecil datang dari Kepulauan Riau, yang hanya mengirim 1 atletnya. Beberapa atlet nasional dan mantan atlet nasional sepert Dedeh Erawati, Triyaningsih dan mantan sprinter nasional Suryo Agung Wibowo,  akan ikut berlaga di Kejurnas 2015.  


Kejurnas kali ini akan berlangsung selama lima hari yaitu dari tanggal 1 September 2015 hingga 5 September 2015. Tak jauh beda dengan Kejurnas remaja dan Pra remaja April 2015 lalu, pada Kejurnas yang mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga ini, Panpel Kejurnas juga memilih untuk menggelar lomba  di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur.

Namun, khusus nomor jalan cepat 20 km, Menurut Dwi Prijono, Panpel memilih untuk menggelarnya  di Pintu VII Gelora Bung Karno atau persis di sebelah Stadion Madya Senayan, Jakarta.

 

Menurut Sekjen PB PASI Tigor Tanjung, kejurnas kali ini selain menjadi ajang kualifikasi PON Jawa Barat 2016, juga akan dijadikan ajang pencarian bibit bibit muda atletik Nasional. Para talent Scouting dari PB PASI akan memantau setiap atlet yang berpotensi untuk dikembangkan dan memungkinkan untuk dimasukan dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) jangka Panjang yang digelar PB PASI. “Mereka yang dipilih oleh para talent scouting, akan kita tes lagi, sebelum kita masukan ke Pelatnas PB PASI,” ujar Tigor Tanjung.

 

  HF 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…