Monday, 20 May 2019 16:49

Maria Dan Andrian Boyong Perak di Thailand Open 2019

Maria Natalia Londa Raih medali Perak di Thailand Open 2019  Maria Natalia Londa Raih medali Perak di Thailand Open 2019 dok PB PASI

 

Seusai berita kemenangan dan pemecahan rekornas Zohri di ajang Seiko Golden GP 2019 di Osaka,  kabar menggembirakan juga datang dari ajang Thailand Open 2019. Atlet senior Indonesia Maria Nathalia Londa dan Andrian berhasil mempersembahkan dua medali perak dari ajang yang diikuti atlet dari 20 negara tersebut.  

Maria yang pernah meraih medali Emas Asian Games 2014, meraih medali perak nomor lompat jauh putri setelah mampu melompat sejauh 6,18 meter. Ia hanya kalah dari pelompat jauh putri Filipina Marestella Sunang yang mampu melompat sejauh 6,23 meter. Sementara medali perunggu diraih pelompat jauh Sri lanka Laksnini Sandaradura (6,12m). Pelatih Maria Londa, I Ketut Pageh mengatakan, kondisi cuaca yang sangat panas, membuat prestasi hampir semua atlet yang turun di Thailand Open, agak menurun. Suhu di Bangkok mencapai 39 hingga 40 derajat saat siang hari.  

Namun, Pageh juga mengakui bahwa Maria sulit meraih kembali hasil terbaik yang pernah ditorehkannya yaitu 6,70 meter. Selain faktor usia, maria masih dalam proses pemulihan akibat cedera sehingga beberapa komponen latihan belum bisa dilakukan.  "Mulai bulan ini baru mulai secara pelan pelan lagi. Sepanjang persiapan lebih banyak latihan penguatan. Targetnya sepulang dari grand prix cina kita akan masuk ke program specific nya," tegas Pageh.

Sementara Andrian, masuk garis finish kedua di nomor 400 meter gawang dengan catatan waktu 52,33 detik. Medali emas diraih atlet Taiwan Chia Hsuan Yu yang mencatat waktu 50,98 detik. Medali Perunggu diraih atlet asal Srilanka Asanka Lekamlage (52,67) 

Sementara satu atlet Indonesia lainnya Suwandi Wijaya belum berhasil mencapai hasil terbaik. Suwandi gagal ke final setelah di nomor lompat jauh putra ia tak berhasil pada 3 kali lompatan awal.

Menurut Pelatih Kikin Ruhudin,  hasil yang dicapai Andrian sudah cukup bagus mengingat Andrian masih menjalani puasa. Bahkan, Kikin melihat langkah Andrian saat berlari dari mulai start hingga ke gawang ke-7  masih sesuai dengan target. "Tapi, di gawang ke-8, kecepatannya mulai menurun. Jadi program latihan untuk ke depannya akan fokus ke speed endurance dan teknik larinya," ujar Kikin. Ia memastikan akan menambah program latihan speed endurance setelah lebaran nanti.

 

 

 

Last modified on Monday, 20 May 2019 17:56
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…