PB PASI

PB PASI

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Ketua Pengprov PASI Jatim Yongki S membuka acara pelatihan di Surabaya, Jawa Timur (dok Pengprov PASI Jatim)

 

Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Jawa Timur (Pengprov Pasi Jatim) menggelar coaching clinic rabu (24/5) lalu. Pelatihan yang dibuka ketua umum pengprov PASI Jatim Yongki Sumarhadi ini, membahas secara khusus pola pelatihan yang diberikan pelatih terbaik dunia Harry Marra. Sebagaimana diketahui, PB PASI sempat mendatangkan pelatih Amerika Serikat  Harry Marra untuk memberikan pelatihan kepada sejumlah pelatih pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PB PASI dan atlet-atlet pelatnas, Januari 2017 lalu. Hasilnya, bisa terlihat dari peningkatan prestasi para atlet pelatnas yang ikut serta dalam pelatihan. Selain terjadi beberapa pemecahan rekornas, lima atlet yunior, termasuk yang ikut dalam pelatihan, berhasil lolos ke kejuaraan dunia.

Untuk itu, pola pelatihan Harry Marra yang merupakan pelatih juara olimpiade dasa lomba Ashton Eaton. Harry memberikan  teknik-teknik latihan dengan berbagai pola baru termasuk menggunakan medicine ball  yang merupakan pola  pemanasan sederhana tapi tetap mencakup keseluruhan gerak badan atlet. Ilmu dari Harry Marra yang direkam tim PB PASI ini dipelrihatkan kepada para pelatih di Jawa Timur, untuk bisa diterapkan dalam membina atlet-atlet masing-masing. Pola Pelatihan ini sendiri rencananya akan diberikan ke daerah-daerah lain.

Wednesday, 24 May 2017 10:47

Indonesia Raih Dua Emas Asian Youth

Penyerahan medali juara 400 m gawang kejuaraan Asia U-18 di bangkok, Thailand, oleh Sekjen PB PASI Tigor Tanjung (Dok PB PASI)

 

Atlet atletik remaja asal Jawa Barat, Halomoan Edwin Binsar Simanjuntak, menciptakan prestasi spektakuler.  Moan-demikian ia biasa disapa, tak hanya mampu memecahkan rekornas, Ia juga mampu memecahkan rekor remaja Asia. 

Hal itu dilakukan Moan di ajang kejuaraan remaja Asia yang berlangsung di Bangkok, Thailand, selasa (23/5). Selain memperbaiki catatan rekornas nomor 110 M yang dipegangnya dari 13,78 detik menjadi 13,73 detik,  Moan yang meraih medali emas juga memecahkan rekor remaja Asia nomor 400 M gawang dengan catatan waktu 51,96 detik atau 0,49 detik lebih cepat dari rekor lama yang dipegang atlet Thailand, Witthawat Thumcha dengan 52,45 detik. “Puji Tuhan, cukup senang meski belum cukup puas karena belum tembus di bawah 50 detik,” ujar Halomoan.

Catatan waktu terbaik Moan sendiri di nomor 400 M gawang yaitu  51,85 detik. Anak bogor kelahiran 20 Desember 2000 ini pun makin pasti bakal menginjakan kaki di ajang Kejuaraan Dunia Atletik U-18 di Nairobi, Kenya, 12-16 Juli 2017. "Pada Kejuaraan Dunia nanti saya ingin menjadi juara, atau minimal bisa mencapai final,” kata Halomoan.

Selain Halomoan, rekor kejuaraan Asia lainnya yang berhasil dipecahkan atlet remaja Indonesia yaitu nomor 400 meter putra. Adalah atlet Jawa Timur Ifan Anugerah Setiawan, yang berhasil memecahkan rekor kejuaraan Asia dengan waktu 47,47 detik atau lebih baik dari rekor sebelumnya dipegang atlet asal Cina Wi Yu Ang 47,55 detik.

Ifan dan Moan sama sama menyumbang medali emas bagi tim merah putih. Perolehan emas yang amat berarti ini dan 3 medali perunggu, membawa tim Indonesia berada di posisi kelima di Asia, di bawah Cina, Taiwan, India dan Korea Selatan. Ifan dan Moan  juga tercatat sebagai dua dari lima atlet remaja Indonesia yang sudah dinyatakan lolos ke Kejuaraan dunia remaja. Tiga nama lainnya yaitu  pelompat galah putra Idan Fauzan, sprinter Lalu Muhammad Zuhri, dan sprinter putri Jeany Nuraini Agreta. Kelimanya telah melampaui limit yang ditetapkan IAAF.

 Sekjen PB PASI Tigor Tanjung menjelaskan bahwa hasil yang diraih para atlet remaja sudah sesuai dengan harapan yang ditargetkan PB PASI. “Ini (keberhasilan)  memang hasil dari Program pembinaan berjenjang yang diterapkan PB PASI,” ujar Tigor Tanjung.

 Hasil ini, menurut Tigor Tanjung, memberi kepercayaan tinggi bagi PB PASI untuk menatap Olimpiade Tokyo 2020 yang merupakan target utama kepengurusan PB PASI. “Sebagian diantaranya kita proyeksikan untuk Olimpiade, dan ada juga yang untuk Asian Games 2018 mendatang,” ujar Tigor Tanjung.

 

 

Daftar Atlet yang Lolos Ke kejuaraan Dunia U-18

 

  1. Halomoan Binsar Simanjuntak 110 M gawang dan 400 m gawang
  2. Ifan Anugerah Setiawan 400 m
  3. Idan Fauzan lompat galah
  4. Lalu Muhamad Zuhri 200 m
  5. Jeany Nuraini Agreta 100 m
Wednesday, 26 April 2017 13:45

10 Rekornas Pecah di kejurnas U-18 dan U-20

Tim estafet Jawa Timur saat menjadi juara estafet 4 x 400M (dok PB PASI) 

 

Tim Jawa Timur akhirnya kembali menguasai podium Juara Umum kejurnas U-18 dan U-20 yang berlangsung di stadion Atletik, Rawamangun Jakarta Timur. Tim yang sebagian diisi atlet-atlet binaan pelatnas PB PASI ini berhasil meraih 15 medali emas, 13 perak dan 9 perunggu. Sementara juara tahun lalu, tim Jawa Tengah hanya menempati posisi ketiga dengan perolehan  10 medali emas, 14 perak dan 14 perunggu,  di bawah tim tuan rumah DKI Jakarta yang menempati urutan kedua dengan perolehan medali 11 emas, 10 perak dan 8 perunggu.   

 

Namun yang membanggakan, dalam kejurnas kali ini terjadi pemecahan rekor nasional oleh atlet-atlet yunior dan remaja. Setidaknya ada 10 rekor nasional baru yang berhasil dipecahkan sepanjang 4 hari penyelenggaraan.

 

Diantaranya atlet yang sangat bersinar di ajang kejurnas ini yaitu atlet asal Jawa Barat Halomoan Edwin Binsar. Atlet remaja asal Bogor, Jawa Barat ini memecahkan dua rekornas sekaligus yaitu di nomor  110 meter gawang dan 400 m gawang putra.  

 

Selain Halomoan, pemecahan rekornas juga terjadi di nomor lontar martil putra oleh atlet pelatnas lainnya  Deny  Putra Yohanes. Atlet asal Riau ini memecahkan rekor atas namanya sendiri dengan mencatat lemparan sejauh 56,83 m dari sebelumnya 55.20m  (Lihat daftar Pemecahan Rekornas) .

 

Peringkat 10 Besar Kejurnas U-18 dan U-20

No        Daerah               emas perak perunggu Total

  1. Jawa Timur 15;      13;       9;         37
  2. DKI Jakarta 11;      10;       8;         29
  3. Jawa Tengah 10;      14;      14;       38
  4. Jawa Barat    9;      12;       9;         30
  5. Sumatera Barat 8;      5;         7;         20
  6. Riau    3;      5;        2;         10
  7. BaBel    3;      2;        4;        9
  8. Maluku    3;      1;         3;         7
  9. Sulsel    3;      1;         2;         6
  10. Banten   2;      2;         2;         6

Daftar pemecahan rekornas pada Kejurnas U-18 dan U-20

1

Deny  Putra Yohanes

Yunior

Riau

Lontar Martil

56.83m

2

Teuku Tegar Abadi

Yunior

Jawa Timur

Lompat Tinggi Galah

4.95m

3

Tria Suryati Ningsih

Yunior

D.I. Yogyakarta

3000m St. Chase

11:31.81

4

Fauma defril Jumra

Yunior

Sumbar

Dasa Lomba

5948

5

Nabeela Ariantika

Remaja

Lampung

Sapta Lomba

4051

6

Safrina Ayu Melina

Remaja

Jawa Timur

100m Gawang

14.34

7

Halomoan Edwin Binsar

Remaja

Jawa Barat

110 Gawang

13.78

8

Nani Dwi P

Remaja

Jawa Tengah

2000m St. Chase

7:24.89

9

Halomoan Edwin Binsar

Remaja

Jawa Barat

400m Gawang

51.85

10

Risqian Michael

Remaja

DKI Jakarta

Lempar Cakram

49.95


 

 

Tim Estafet dengan new national record (dok PB PASI) 

 

Keberhasilan tim Indonesia di pentas Asian Grandprix 2017 (AGP 2017) menambah kepercayaan diri PB PASI menatap ajang SEA Games 2017. Sepanjang 3 seri AGP 2017 yang berlangsung di China dan Taiwan itu, tim Indonesia yang terdiri dari 5 atlet, berhasil mendulang  3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Dalam kejuaraan yang berlangsung dari 23 April hingga 30 April  tersebut, tim Indonesia hanya turun di  tiga nomor perlombaan yaitu estafet 4x 100 M putra, Sprint 100 M putra dan tolak peluru putri. Perolehan 3 medali emas diraih tim estafet yang terdiri dari Fadlin Ahmad, Iswandi Abdullah, Eko Rimbawan, dan Yaspi Boby.

Tim besutan pelatih kepala PB PASI Eni Sumartoyo ini menciptakan hattrick dengan memborong ketiga medali emas dari seluruh seri yang berlangsung di China dan  Taiwan tersebut. Sementara 1 medali perak dan dua perunggu masing-masing diraih Yaspi Boby dari nomor 100 m putra  dan Eki Febri dari nomor tolak peluru putri.  

 

Tak hanya medali, tim Indonesia juga sukses memboyong dua rekor nasional (rekornas) baru.Tim estafet, mampu memecahkan rekornas estafet 4x100M dari semula 39,28 detik  yang dibuat saat di kejuaraan Singapore open 2016 menjadi 39,13 detik. “Semula kami kurang yakin dengan formasi baru tim estafet putra setelah kecelakaan yang menimpa Rozikin(atlet pelatnas PB PASI). Tapi, hasil dalam Asian Grand Prix 2017 ini menjadi bekal bagi mereka ke SEA Games di Malaysia," kata pelatih kepala PB PASI Eni Sumartoyo.

 

PB PASI pada awalnya memang menyiapkan tim estafet SEA Games yang bermaterikan Iswandi, Fadlin, Yaspi Boby dan Rozikin. Namun, beberapa hari jelang keberangkatan mengikuti try out perdana di AGP 2017, Rozikin mengalami kecelakaan motor di sekitar stadion Pakansari, Cibinong, tempat pelatnas selama ini berlangsung. Ia mengalami patah tulang bahu sehingga butuh operasi dan pemulihan setidaknya enam bulan.  

 

Formasi berubah dengan masuknya Eko Rimbawan yang memang selama ini disiapkan PB PASI menjadi cadangan tim utama. Selain Eko Rimbawan, PB PASI juga menyiapkan sprinter asal Bali  I Dewa Made Mudiyasa yang kini menghuni pelatnas PB PASI.  Hasilnya, tiga medali emas dan dua pemecahan Rekornas. 

 

Menurut Eni Sumartoyo, hasil yang ada merupakan buah dari latihan dan semangat serta tekad atlet dalam menjalankan program sesuai periodisasi yang telah ditentukan pelatih. Ia juga tak menampik bahwa keberhasilan ini tak lepas dari pengaruh hasil latihan yang diberikan pelatih Amerika Serikat Harry Marra yang belum lama ini datang ke Indonesia. “Mudah-mudahan untuk periodisasi selanjutnya akan lebih baik lagi,” tambah Eni Sumartoyo.

 

Selain estafet, sukses pemecahan rekornas juga dibuat petolak peluru putri asal Jawa Barat Eki Febri Ekawati. Ia berhasil memperbaiki rekornas yang dibuatnya sendiri di ajang PON 2016 lalu yaitu 14,98 meter menjadi 15,54 meter.  “Puji Tuhan,  kita bisa memandang optimis bahwa kita berpeluang  menyumbang medali cukup besar di ajang  SEA Games Kuala Lumpur nanti,” ujar Sekjen PB PASI Tigor Tanjung menanggapi hasil yang diperoleh dari AGP 2017.

Page 2 of 127
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…